Skip to main content

Ikuti Kami


Ada dua faktor yang berpengaruh pada perkembangan fisik dan psikis anak usia dini yaitu gizi dan kesehatan. Ruang lingkup gizi terdiri dari asupan makanan bergizi dan kesadaran pemenuhan kebutuhan gizi pada anak usia dini. Sedangkan kesehatan berpengaruh langsung pada pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini.
Warning!! Pertumbuhan dan perkembangan anak di usia dewasa banyak dipengaruhi pada gizi dan pola kesehatan anak usia dini.

Apakah Pengertian Anak Usia Dini?

Pengertian anak usia dini adalah anak-anak yang berada dalam rentang usia dibawah 8 tahun. Pada usia tersebut seringkali disebut Golden Age atau usia emas.
Anak usia dini merupakan pondasi bagi pertumbuhan dan perkembangan anak memasuki tahapan usia berikutnya remaja sampai dewasa.

Perilaku Normal Anak Usia Dini

Oleh karena anak usia dini merupakan tahapan awal memasuki tahapan usia berikutnya maka anak usia dini memiliki perilaku yang memang selayaknya anak. 
Adapun perilaku normal anak usia dini adalah sebagai berikut :
1. Senang bermain
Perilaku anak usia dini yang pertama adalah senang main. Pada umumnya, anak usia dini akan senang bermain dan berkumpul dengan teman-temannya. Segala permainan yang ada akan dicobanya.
2. Aktif
Perilaku anak usia dini yang kedua adalah aktif. Mungkin bahasa umumnya gak mau diem kali ya. Anak usia dini akan senantiasa aktif bahkan terlihat gak ada capenya loh. Liat ajak perilaku anak-anak kita, kita mah dah cape eh dia malah ngajakin ini itu. Ko bisa gitu ya :).
3. Keinginan tahu yang tinggi
Perilaku anak usia dini yang ketiga adalah keinginan tahu yang tinggi. Meskipun terasa bawel ya karena ini itu selalu ditanyakan tapi perilaku demikian normal buat anak usia dini. 
Harap maklum ya, namanya juga anak usia dini pasti ingin tahu segala hal dan seneng banget bermain. Kalau kita membatasinya dengan cara yang keliru bisa menyebabkan gangguan psikis pada anak dikemudian hari.
Oleh karena tingginya aktivitas dan pertumbuhan perkembangan anak usia dini maka sebagai orang tua harus mampu menyeimbangi dengan pemenuhan kebutuhan asupan gizi pada anak usia dini.

Apa Saja Gizi pada anak usia dini?

Pemenuhan kebutuhan asupan gizi anak usia dini adalah gizi seimbang. Yang dimaksud gizi seimbang adalah kecukupan protein, karbohidrat, lemak, vitamins, mineral dan air yang terkandung dalam 4 sehat 5 sempurna.
Apakah ruang lingkup gizi anak usia dini?
Ruang lingkup gizi anak usia dini adalah asupan nutrisi secara seimbang. Pada umumnya masyarakat di kita, kalau ngomongin gizi ya gak bakalan jauh dari protein dan vitamins.
Padahal yang namanya gizi itu bukan hanya protein dan vitamins loh ada karbohidrat, lemak, mineral dan air. Kesemuanya itu penting dan harus dicukupi oleh anak usia dini. Jangan sampai malnutrisi ya. 

Apa pengertian malnutrisi pada anak usia dini?

Pengertian malnutrisi pada anak usia dini adalah kekurangan maupun kelebihan gizi. Kekurangan gizi sudah kita sadari semua namun ko berasa aneh ya kalau kelebihan gizi juga dikatakan malnutrisi.
Betul bahwa kelebihan gizi termasuk malnutrisi karena akan berdampak buruk terhadap kesehatan anak. Kelebihan berat badan adalah salah satu contoh malnutrisi. Bayangin aja, jika anak memiliki berat badan yang tidak sewajarnya pasti akan mwngganggu aktivitas anak maupun dari sudut pandang kesehatan.
Apa ciri umum malnutrisi pada anak?
Ciri umum malnutrisi pada anak adalah sebagai berikut :
1. Anak akan menjadi pendiam. Jika anak tiba-tiba terlihat lebih pendiam dari anak seumuran lainnya harus diwaspadi jangan sampai diakibatkan kekurangan gizi.
2. Pertumbuhan badan yang lambat.
3. Lebih rentan kena penyakit
4. Kelebihan berat badan.
5. Tidak senang bermain.
6. Adanya bintik kemerahan pada daerah tertentu seperti memar gitu.
Inilah Gizi anak usia dini
Gizi anak usia dini meliputi :
1. Karbohidrat
Karbohidrat adalah sebagai sumber energi bagi tumbuh. Makanan sumber karbohidrat pada umumnya adalah nasi.
2. Protein
Protein adalah sumber nutrisi bagi perkembangan dan regenerasi sel tubuh. Makanan sumber protein adalah susu, daging, ikan dan lainnya.
3. Lemak
Lemak adalah sumber energi terbesar bagi tubuh. Makanan sumber lemak adalah kacang, daging, susu dan lainnya.
4. Vitamins
Vitamins penting untuk membangun kecerdasan dan daya tahan tubuh atau sistem imun anak. Sumber vitamins adalah buah-buahan dan lainnya.
5. Mineral
Mineral sangat penting untuk menunjang pertumbuhan tulang dan otot. Sumber mineral adalah ikan, susu dan lainnya.
6. Air
Hampir 80% tubuh manusia terdiri dari air. Penting banget air buat menjaga kesehatan tubuh.

Pengaruh kesehatan bagi pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini

Orang tua memiliki peranan vital dalam menentukan pertumbuhan dan perkembangan kesehatan anak usia dini. Pengetahuan akan kesehatan menjadi penting sebagai upaya membuat generasi sehat.
Berikut adalah faktor yang mempengaruhi kesehatan anak usia dini yaitu :
1. Makanan yang dikonsumsi
Makanan yang dikonsumsi anak harus mengandung gizi yang tinggi, higienis dan proporsional. Gak bisa juga dikasih makan ikan atau daging melulu setiap hari harus ditambah dengan sayur mayur.
2. Perilaku orang tua
Perilaku orang tua yang baik akan mendukung kesehatan anak. Contoh perilaku orang tua yang baik adalah tidur yang cukup, tidak begadang dan lainnya.
3. Lingkungan setempat
Kebersihan lingkungan setempat berpengaruh bagi kesehatan anak. Polusi udara maupun sampah yang berserakan akan mempengaruhi kesehatan anak.
Adapun pengaruh kesehatan pada pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini adalah sebagai berikut :
1. Anak akan terlihat sigap dan ceria.
2. Kecerdasan anak meningkat.
3. Pandai memilih pergaulan.
4. Tidak rentan kena penyakit.
5. Daya tahan tubuh kuat.
6. Gesit.
Warning buat orang tua bahwa kesehatan anak usia dini banyak dipengaruhi perilaku orang tua. Sayangi fisik dan psikis anak.

Lanjut Baca:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar