Skip to main content

Branding : Kunci Sukses Bisnis Solopreneur Sebagai Blogger


Branding adalah kata kunci sukses bisnis. Jika pebisnis solopreneur seperti seorang blogger menerapkan branding pada blognya, apakah akan meraih kesuksesan juga?. Mari kita ulas branding vs niche blog.
Sudah menjadi rahasia umum para blogger bahwa jika ingin sukses maka harus fokus pada satu niche saja. Akan sangat sedikit kita temui tulisan tentang bagaimana cara membuat branding blog?.
Ketika kita berbicara niche maka sebetulnya kita sedang membahas teknis blog semata. Namun ketika kita membahas tentang branding blog maka kita sedang terjun ke dunia bisnis dan kata yang cocok disematkan buat pebisnis seperti blogger adalah solopreneur.

Mengapa seorang blogger harus menjadi pebisnis?

Jika selama ini banyak kalangan masyarakat yang tidak familiar dengan istilah blogger maka wajar saja jika seorang blogger sering dianggap sebelah mata.
Meskipun kita sebagai blogger sudah hapal bagaimana kisah sukses maxmaroe meraup puluhan bahkan mungkin ratusan juta dari hasil ngeblog, atau kisah sukses mas sugeng, klik mania atau mastimon yang berhasil meraup puluhan juta pundi-pundi rupiah. Tetap saja blogger adalah "kasta terendah". 
Mungkin kita sebagai seorang blogger harus bisa memulai bagaimana terjun sebagai solopreneur. Dalam kamus saya, solopreneur adalah wirausaha yang dijalankan sendirian.
Jika toko online menjual produk maka blogger menjual konten/artikel. Owner toko online akan memiliki strategi marketing untuk memenangkan pasar maka blogger harus terjun kedalam dunia pemasaran tidak hanya berkutat pada seo semata.
Jika selama ini pengunjung blog seperti datang dan pergi berlalu begitu saja maka sebagai pebisnis solopreneur, blogger harus mampu membuat pengunjung menjadi pembaca yang setia. Saya kira akan sangat melelahkan jika kita berjuang terus membuat artikel masuk halaman pertama google. Itu akan membuat kita sebagai blogger jenuh dan pengunjung pun tidak akan loyal.
Branding blog menjadi salah satu solusi mencapai titik kesuksesan seorang blogger.  Sebagai ilustrasi jika seseorang ingin mendapatkan artikel tentang bisnis maka harus berkunjung ke blog maxmanroe. Dalam hal tersebut, maxmanroe berhasil membuat branding pada blognya.
Sebelum kita mengulas branding blog, mari kita kenali dulu apa itu branding.

Apakah branding itu?

Dalam media jurnal , branding adalah magnet yang mendatangkan konsumen. Dalam blog maxmanroe, branding adalah menciptakan nilai plus pada brand. Menurut saya, branding adalah strategi membuat brand melekat di alam bawah sadar konsumen.
Hasil akhir branding adalah positioning. Sebagai contoh Le Minerale adalah minuman mineral yang ada manisnya. Maka Le Minerale adalah brand sedangkan minuman mineral yang ada manisnya adalah branding sehingga pada positioning masyarakat jika ada kata"yang ada manisnya" maka yang melekat pada pikirannya adalah Le Minerale. Kenapa masyarakat atau konsumen tidak mengingat gula, bukankah yang manis itu gula?. 
Dalam studi kasus lainnya, Mie janda. Sebagai branding yang membuat nilai plus yang mudah diingat maka mie janda sudah berhasil membuat popularitasnya naik. Kata janda yang sudah familiar akan mudah diingat dan memancing penasaran konsumen, ada apa dengan mie janda?. Akan tetapi dalam definisi branding saya, maka mie janda hanya menciptakan popularitas tidak langsung mengena ke positioning konsumen karena kalau kita ingat mie tidak langsung ingat janda atau sebaliknya ketika kita ingat janda tidak langsung mengingat mie. 
Dalam branding sebuah produk memerlukan sebuah riset pasar dan target yang ingin dicapai.
Bagaimana langkah-langkah branding blog?
Branding blog bukanlah sesuatu yang mudah karena jutaan artikel yang mungkin saja memiliki konsep yang sama. Meskipun tidak mudah apalagi jika dilakukan sendirian namun branding tetap harus diterapkan dalam blog.
Untuk dapat memulai branding blog atau web maka ada beberapa langkah yang bisa dijadikan acuan ngeblog. 
1. Tentukan niche
Niche blog adalah brand. Maka akan sangat penting untuk memulai dari awal membuat blog dengan menentukan apa niche blog.
Jika niche blog kita adalah kesehatan maka apa yang harus kita branding?. Jawabannya akan ditemukan pada akhir tulisan.
2. Target Pembaca
Dalam mengawali membuat blog harus ditentukan terlebih dahulu siapa target pembaca kita. Apakah perempuan atau laki-laki atau keduanya.
3. Segmentasi
Tentukan segmentasi pembaca blog. Setelah kita membuat target pembaca maka mulailah menentukan segmen pembaca.
Segmentasi pembaca dimulai dari umur, wilayah, pendidikan, pekerjaan dan semua hal yang bersifat spesifik identitas pembaca.
4. Perilaku
Perilaku audiens perlu kita petakan sebelum membuat blog, apakah audiens akan aktif dijam berapa, bagaimana bahasa audien dan lainnya.

Mari kita memulai cara branding blog

Setelah kita mengetahui langkah-langkah branding blog mari kita memulai menerapkan cara-cara branding blog.
1. Alamat Url blog
Alamat url blog harus mudah diingat dan mencerminkan isi keseluruhan blog. Alamat url maksimal terdiri dari dua suku kata dan tiap suku kata jangan bertabrakan. Misal baju urban adalah kurang ngebrand karena di akhiran suku kata baju adalah hurup u dan dilanjut lagi dengan awalan hurup u. Akan lebih baik jika menjadi kaos urban.
2. Judul blog mewakili alamat blog.
Penentuan judul blog hampir sama dengan penentuan alamat url.
3. Gaya bahasa
Gaya bahasa yang dipilih harus mewakili segmentasi dan perilaku pembaca yang ditargetkan. Kala segmennya anak remaja ya pake bahasa anak-anak remaja begitu seterusnya. 
4. Pemilihan gambar
Pemilihan gambar merupakan salah satu kunci sukses branding blog. Bayangin aja kalo target yang dipilih remaaja tetapi pemilihan gambar kolot maka tidak akan kena dihati pembaca.
5. Warna dan desain blog
Warna dan desain blog menentukan apakah pembaca merasa nyaman atau tidak dalam menavigasi blog. Jika sasarannya anak muda maka warna yang dipilih harus ngejreng.
6. Aja pembaca subscribe lewat email.
Hal tersebut penting guna memastikan pembaca akan menerima postingan terlebih dulu dibandingkan dengan yang tidak subscribe.

Niche vs branding blog

Niche adalah tema blog sedangkan branding adalah memoles niche supaya lebih ngebrand. Hal tersebut berarti niche adalah brand dan kegiatan optimasi niche adalah branding.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar