Skip to main content

follow us

Iklan-scroll ke bawah untuk terus membaca aspudin ~ Gizi buruk? Pernah dong denger istilah tersebut entah dari Tv atau media lainnya. Ngeri ya kalo denger kata Gizi buruk seakan-akan tidak makan daging menjadi penyebab utama gizi buruk yang diderita anak-anak. 
Mari kita berkaca pada diri sendiri, apa yang terlintas dalam fikiran kita masing-masing saat mendengar kata"Gizi/Nutrisi". Jika yang terlintas adalah makanan enak dan mahal maka anda keliru memandang kata gizi. Begitu pula, jika yang terlintas dalam benak anda gizi adalah protein, ini pun keliru.
Jika saja, orang-orang perkotaan dengan tingkat mudahnya mendapat informasi saja sudah keliru memandang gizi, lalu bagaimana dengan mereka yang jauh dari kota dengan sulitnya akses informasi?. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi kita bangsa Indonesia.
sumber thetanjungpuratimes

Penyebab Gizi Buruk, Inilah Kata Pakar

Menurut Arisman, 2004, anak usia gizi buruk disebabkan beberapa faktor penyebab :
1. Ekonomi
Dalam mencukupi kebutuhan gizi anak banyak yang merasa kesulitan, penyebabnya keadaan ekonomi yang lemah, penghasilan dari pekerjaan yang kurang dan harga dari bahan makanan yang mahal. Padahal masa kritis gizi buruk anak dialami pada rentan usia 1 sampai 3 tahun.
2. Sanitasi
Kondisi sanitasi yang kurang baik bisa berimbas pada kondisi kesehatan anggota keluarga, terlebih anak-anak. Buruknya sanitasi dapat mempengaruhi bahan makanan yang akan diolah menjadi masakan.
3. Pendidikan orang tua
Orang tua seharusnya memiliki pengetahuan yang lebih mengenai pentingnya asupan gizi bagi anak. Rendahnya tingkat pendidikan orangtua menyebabkan mereka tidak mampu menyediakan kebutuhan gizi anak. "Ibu merupakan kunci pemenuhan gizi anak dan kunci mengatasi gizi buruk.
4. Perilaku orang tua
Bayak dari orang tua yang beranggapan bahwa dirinya adalah yang paling tahu, padahal mereka masih memerlukan bimbingan dari para ahli gizi dan medis untuk mengatasi permasalahan kesehatan dan gizi.

Apa ciri-ciri anak menderita gizi buruk?

Pada umumnya yang kita tahu adalah perut membuncit, tapi lebih dari itu loh.
Menurut Moehji,  Sjahmien(1999) ciri-ciri anak sedang menderita gizi buruk :
1. Perubahan mental mencolok yaitu banyak menangis sedangkan pada stadium lanjut anak menjadi pasif.
2. Penderita nampak lemah dan selalu ingin terbaring.
3. Anemia
4. Diare dengan feses cair banyak mengandung asam laktat karena berkurangnya produksi laktase dan enzim penting lainnya.
5. Kelainan kulit yang khas, dimulai dengan titik merah menyerupai petechia yang lambat laun kemudian menghitam.
6. Pembesaran hati
Kondisi ini bisa dirasakan saat rebahan. Pembesaran ini dapat diraba dari luar tubuh ; licin dan kenyal.

Solusi Mengatasi Gizi Buruk Pada Anak

1. Adanya kerjasama berbagai instansi pemerintah dan masyarakat untuk sosialisasi pentingnya peranan gizi bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.
2. Bagi orang tua supaya lebih tahu dan mencari tahu tentang asupan gizi bagi anak.
3. Jangan malas pergi ke posyandu.
4. Penuhi kebutuhan Asi bagi anak-anak.
5. Ketika bayi pertama kali terlahir berikan asi. Penting banget apa yang dikonsumsi pertama kali oleh bayi.
Meskipun saya bukanlah pakar nutrisi tetapi saya memiliki kepedulian terhadap gizi bangsa. Tulisan ini bersifat pengetahuan semata dengan harapan sosialisasi pentingnya nutrisi bagi anak-anak.
Sumber Gizi Unimus

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar